4.03.2014

IMPLEMENTASI CLASS DIAGRAM KE ORACLE (MATERI III)


MATERI III


Implementasikan class diagram berikut ke Oracle :
Langkah-langkah :
1. Buat tabel KARYAWAN
    
Isi nama field yang ada pada KARYAWAN beserta tipe datanya
Klik next - Finish 
Klik create
    

2. Buat tabel KARY_HARIAN
dengan foreign key mengacu pada tabel KARYAWAN
Pada tabel KARY_HARIAN, tidak ada primary key. karena tabel ini mempunyai induk bernama tabel   KARYAWAN.
Buat foreign key, caranya seperti berikut :
Klik add, sehingga muncul tampilan :
Klik next.
Klik create.
  
Cara lain untuk membuat foreign key dapat dilakukan dengan :
- Klik pada tabel yang dimaksud, pilih Constraints
- Isi nama field yang dijadikan acuan, seperti berikut :
- Klik next
- Klik finish
3. Buat tabel KARY_MINGGUAN
Langkahnya sama dengan KARY_HARIAN namun isi fieldnya sebagai berikut :
Foreign keynya yaitu field NIP dengan tabel acuan KARYAWAN.
4. Buat tabel KARY_TETAP
Langkahnya sama dengan KARY_HARIAN namun isi fieldnya sebagai berikut :
Foreign keynya yaitu field NIP dengan tabel acuan KARYAWAN.
5. Membuat Model 
Setelah 4 tabel telah dibuat, seperti berikut :
Klik pada tabel induk yaitu KARYAWAN, pilih model
Maka akan muncul model seperti gambar berikut :
Implementasikan tabel berikut ke dalam Oracle :
Langkah-langkah :
1. Buat tabel PEGAWAI
  • Primary Key : NIP
  • Foreign Key : KODE_BAG dengan tabel acuan BAGIAN
2. Buat tabel PEG_HARIAN
  • Foreign Key : NIP dengan tabel acuan PEGAWAI
3. Buat tabel PEG_MINGGUAN
  • Foreign Key : NIP dengan tabel acuan PEGAWAI
4. Buat tabel PEG_TETAP
  • Foreign Key : NIP dengan tabel acuan PEGAWAI
5. Buat tabel PROYEK
  • Primary Key : KD_PROYEK
  • Foreign Key : KD_BAGIAN dengan tabel acuan BAGIAN
6. Buat tabel TANGGUNGAN
  • Foreign Key : NIP dengan tabel acuan PEGAWAI
7. Buat tabel BAGIAN
  • Primary Key : KODE_BAG
8. Buat tabel KERJA
  • Foreign Key : NIP dengan tabel acuan PEGAWAI, dan KD_PROYEK dengan tabel acuan PROYEK
9. Buat Model dari tabel PEGAWAI
10. Buat model dari tabel BAGIAN

 REFENSI :
http://happyanjas.blogspot.com/2014/03/materi-3.html



3.17.2014

PERANCANGAN BASIS DATA (NOTASI CLASS DIAGRAM)

PART II

CLASS DIAGRAM (NOTASI CLASS DIAGRAM)

Class
Digambarkan dengan sebuah kotak yang terbagi atas
3 bagian.
        a. Bagian atas adalah nama dari sebuah class
        b. Bagian tengah mendefinisikan properti / atribut class
        c. Bagian akhir mendefinisikan metode-metode dari sebuah class


 
 Association
Sebuah asosiasi merupakan sebuah relationship paling umum antara 2 class dan dilambangkan oleh sebuah garis yang menghubungkan antara 2 class. Garis ini bisa melambangkan tipe-tipe relationship dan juga dapat menampilkan hukum-hukum multiplisitas pada sebuah relationship. (Contoh: One-to-one, one-to-many, many-to-many).

Composition
Jika sebuah class tidak bisa berdiri sendiri dan harus merupakan bagian dari class yang lain, maka class tersebut memiliki relasi Composition terhadap class tempat dia bergantung tersebut. Sebuah relationship composition digambarkan sebagai garis dengan ujung berbentuk jajaran genjang berisi/solid.

Dependency
Kadangkala sebuah class menggunakan class yang lain. Hal ini disebut dependency. Umumnya penggunaan dependency digunakan untuk menunjukkan operasi pada suatu class yang menggunakan class yang lain. Sebuah dependency dilambangkan sebagai sebuah panah bertitik-titik.

Aggregation
Aggregation mengindikasikan keseluruhan bagian relationship dan biasanya disebut sebagai relasi

Notasi Generalisasi/Spesialisasi
Generalisasi/spesialisasi didasari dari ide yang orang kelompokkan dalam suatu kesamaan dan perbedaan. Generalisasi mempertimbangkan kelompok/grup yang memliki sesuatu yang sama; sebagai contoh, ada
banyak tipe dari kendaraan bermotor-mobil, truk, traktor, dan sebagainya. Semua kendaraan bermotor sama-sama memiliki karakteristik umum tertentu, jadi sebuah kendaraan bermotor adalah general class
yang banyak. Spesialisasi mempertimbangkan perbedaan dalam suatu tipe katagori sebagai contoh, tipe khusus dari mobil termasuk mobil sport, sedan, dan kendaraan sport lainnya. Tipe-tipe mobil ini memiliki
kesamaan dalam sudut pandang yang sama, namun berbeda dalam sudut pandang lainnya. Maka mobil sport adalah tipe khusus dari mobil. Sebuah generalisasi/spesialisasi hirarki biasanya digunakan untuk menstruktur atau mengurutkan masalah-masalah ini dari sifat yang general yang lebih spesifik. Seperti yang telah didiskusikan, klasifikasi atau pengelompokkan menunjukkan untuk mendefinisikan class. Setiap class dari suatu masalah dalam sebuah hirarki boleh memiliki general class yang lebih di atasnya, ini disebut superclass. Pada waktu yang sama, sebuah class boleh memiliki banyak class spesialisasi di bawahnya, ini disebut subclass.

 Pada gambar 2.21, sebuah mobil memiliki 3 subclass (MotorVihicle). UML class diagram
notasi untuk sebuah superclass dan subclass adalah segitiga kecil pada garis yang menunjuk ke superclasss
(Satzinger , Jakson &  Burd, 2005, p189). 


Gambar 2.21 sebuah notasi hirarki generalisasi/spesialisasi dari kendaraan bermotor
Sumber : Satzinger , Jakson &  Burd (2005, p190) 

DOWNLOAD MATERI PART II DISINI 
MATERI TAMBAHAN DISINI

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More